Cara Menyiasati Rumah Kecil

Jangan Takut Gunakan Warna
Ada pendapat yang mengatakan, rumah mungil seharusnya menggunakan cat yang warna terang. Pendapat itu benar, karena warna terang akan membuat ruanng terasa lebih lapang. Namun bukan berarti kita pantang menggunakan warna gelap, seperti warna oranye atau ungu. Warna-warna gelap tetap bisa digunakan, asalkan hanya diaplikasikan disalah satu dinding rumah saja

Perbanyak Kaca
Keberadaan kaca membuat kita bisa melihat keluar ruangan. Hal ini secara psikologis, memberikan kesan bahwa ruangan itu luas. Selain itu adanya kaca membuat sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan sehingga ruangan menjadi lebih terang.
Rumah yang mungil luas dinding yang bisa diberi kaca terbatas. Namun ada beberapa trik mendapatkan kaca yang banyak, yakni menggunakan pintu kaca pada sopi-sopi, dan membuat jendela panjang.


Memperlebar Jarak Plafon
Usahakan untuk memperlebar jarak antara lantai dan plafon. Jarak yang pendek di antara keduanya seolah mempersempit ruang gerak kita. sebaliknya, luas jarak antara lantai dan plafon akan membuat kita lebih leluasa bergerak dan sirkulasi udarapun lancar.

Pilih Ruang Favorit
Jika dana tidak mencukupi, jangan ngotot untuk mendandani seluruh ruangan. Pilih ruangan yang menjadi tempat favorit kita, lalu rancang dengan maksimal. misalnya, kita gemar memasak, maka rencanakan ruang memasak sebagus dan sebesar mungkin, atau bila kita suka menonton TV maka kita buat ruang TV senyaman mungkin.

Pilih Sofa yang Sesuai
Sebaiknya, pilih sofa yang memiliki warna yanng mendekati warna dinding sehingga tidak terkesan berat dan sempit. Warna yang mirip dengan warna dinding, terkesan menempel pada dinding sehingga ruangan terasa lebih luas. Sebaliknya, sofa berwarna gelap biasanya terkesan mendekati kita sehingga ruangan tampak lebih sempit.
Untuk motif sofa, lebih baik pilih yang polos atau garis, agar tidak membuat kesan ruangan tambah ramai. Hindari motif floral yang besar-besar.



Eliminasi Unsur Vertikal
Elemen-elemen vertikal, seperti kolom, wallpaper bermotif garis vertikal, lukisan yang tinggi memanjang dapat membuat ruangan berkesan tinggi. Namun celakanya, elemen vertikal juga bisa membuat ruangan terasa lebih sempit. Karenanya untuk rumah mungil, gunakan lebbih banyak elemen-elemen horizontal. Sebagai contoh horizontal blind, walaupun terkesan sepele, penggunaan benda ini di jendela ternyata dapat memperluas ruangan.

Furnitur MultiFungsi
Sekarang sudah banyak dijual furnitur multifungsi, misalnya saja sofa bed yang bisa dijadikan tempat duduk sekalligus tempat tidur, atau tempat tidur yang kolongnya berlaci, atau juga tempat tidur bertingkat sehingga bisa menghemat tempat. Tangganya bisa difungsukan juga sebagai tempat penyimpanan barang/benda-benda seperti mainan atau buku.

Gunakan Cermin
Cara yang banyak dilakukan desainer interior untuk memperluas ruangan adalah dengan menggunakan cermin. Ilusi yang tampak di cermin bisa membuat ruang tampak 2 kali lebih besar. Batas pandangan, yang tadinya terbentur tembok saja, seakan-akan diperlluas ke dalam cermin. Namun perlu diingat untuk tidak memasang cermin berhadapan, karena bayangan akan saling memantul sehingga timbul yang dinamakan bayangan seribu. Jangan pula memasang cermin di dinding yang belakangnya terdapat kamar mandi atau ruang yang basah lainnya. Dinding yang terkena cipratan air mudah lembab dan bisa merusak cermin.

Manfaatkan Dinding
Di rumah mungil, mubazir rasanya membiarkan dinding kosong melompong. Sederet rak panjang dapat dibangun menempel ke dinding, sehingga hemat tempat dan hemat bahan. Rak ini jadi tak butuh lagi punggung karena fungsi itu diambil alih oleh dinding.


23 komentar:

Poskan Komentar